Sunday, 24 April 2016

Pelatihan BTCLS PSIK UGM periode 4 - 8 Mei 2016



Keadaan Gawat Darurat bisa terjadi kapan saja, siapa saja dan dimana saja. Kondisi ini menuntut kesiapan petugas kesehatan untuk mengantisipasi kejadian itu. Bila kita cermati, kematian-kematian khususnya pada area Pre Hospital selama ini cukup banyak. Management pertolongan keadaan Gawat Darurat pada area tersebut sampai saat ini masih sangat menyedihkan. Banyak kematian-kematian di masyarakat yang mestinya bisa dicegah bila kita punya kepedulian dan kemampuan menghadapi masalah tersebut.

Perawat sebagai bagian dari petugas kesehatan yang tinggal di masyarakat mempunyai tanggung jawab besar terhadap masalah ini. Namun ironisnya kemampuan tenaga perawat untuk mengatasi kondisi kegawatdaruratan pre hospital serta korban masal / bencana juga masih kurang.

PPNI sebagai organisasi profesi perawat juga telah mensyaratkan bahwa untuk untuk mendapatkan SIPP, perawat harus memiliki kemampuan Basic Life Support. Dalam uji kompetensi untuk perawat S1, salah satu skill yang harus dikuasai adalah tindakan Resusitasi Jantung Paru.

PSIK FK UGM sebagai bagian dari institusi pendidikan keperawatan di Indonesia ikut bertanggung jawab terhadap masalah diatas. Sehubungan dengan hal itu, maka Sub bag Keperawatan Gawat Darurat PSIK FK UGM bekerjasama dengan  BAKER PGDM (Badan Kerjasama Penanggulangan Gawat Darurat Medis) Divisi Disaster PERSI Cab. DIY akan menyelenggarakan pelatihan BT&CLS.

PELAKSANAAN
Tempat               : Auditorium PSIK FK UGM
Waktu                 :  Tanggal 4 s/d 8 Mei 2016

LAMA TRAINING
5 hari (50 jam pelatihan)
Mulai jam 08.00 –17.30

MATERI
Initial Assessment
Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT)
Airway & Breathing management
Bantuan Hidup Dasar/Basic Life Support
Shock & Perdarahan
Trauma Extremitas
Trauma Thorax
Trauma Abdomen
Trauma Kepala
Trauma Thermal
Biomekanik Trauma
Stabilisasi & Transportasi
Intoksikasi
EKG Arithmia Lethal
Sindroma Koroner Akut (SKA)
Penanganan Henti Jantung
Manajemen DC Shock
Peran  Perawat Gawat Darurat dan Bencana
Triase Skenario
Skills station (praktik)
Airway Management,
Resusitasi Jantung Paru,
Megacode (management aritmia lethal),
Initial assessment
Stabilisasi dan Transportasi

DAFTAR HARGA
Mahasiswa UGM                     Rp. 1.750.000,00
Alumni PSIK FK UGM             Rp. 1.850.000,00
Mahasiswa non UGM              Rp. 1.850.000,00
Umum                                      Rp. 2.000.000,00

INFO LENGKAP DAN PENDAFTARAN ON-LINE KLIK DISINI

Monday, 8 February 2016

Info Seminar: The 12th International Seminar on Disaster



Assalamualaikum. Wr. Wb.

Pada kesempatan kali ini www.perawatpintar.web.id akan berbagi informasi seminar "12th International Seminar on Disaster: Health Care Issues Toward Sustainable Development Goals (SDGs)" yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan Kobe University.

Seminar Internasional tentang Bencana ke 12 adalah kolaborasi antara Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan Kobe University Graduate School of Health Sciences, Jepang. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan rutin dari kedua lembaga pada 2003. Tema konferensi saat ini adalah "Isu Kesehatan Menuju Sasaran Pembangunan Berkelanjutan".

Pentingnya memilih tema di atas adalah bahwa pada akhir era Millenium Development Goals (MDGs), menawarkan tantangan baru untuk semua pihak terkait termasuk perawat dan semua praktisi kesehatan di seluruh dunia untuk mempertahankan pencapaian yang telah diperoleh. Saat ini kita berada di era baru Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs) yang ditargetkan untuk memenuhi pada tahun 2030.

Ada 17 unsur yang ditargetkan di era SDGs. Ini termasuk tetapi tidak terbatas pada pemberantasan kemiskinan; mencapai ketahanan pangan dan gizi ditingkatkan dan mempromosikan pertanian berkelanjutan; memastikan kehidupan yang sehat dan mempromosikan kesejahteraan bagi semua pada segala usia; menyediakan pendidikan yang berkualitas dan menjamin kehidupan pembelajaran panjang; mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan dan anak perempuan; memastikan sanitasi dan akses air bersih; Akses yang terjangkau; handal dan sustainable energi; serta mengambil tindakan untuk iklim yang ekstrem.

Seminar ini diharapkan menjadi ajang ilmiah untuk fakultas serta distribusi informasi ke SDGs. Seminar ini juga diharapkan menjadi sumber praktek berbasis bukti dalam mencapai SDGs, terutama yang berhubungan dengan bencana. Program ini diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, UGM bekerja sama dengan Kobe University Graduate School of Health Sciences, Jepang.

Adapun harga registrasinya adalah sebagai berikut:
1.  Students (D3/S1) : IDR 500.000,00
2.  Students (S2/S3) : IDR 800.000,00
3.  UGM Alumni         : IDR 900.000,00
4.  General participants : IDR 1.000.000,00
5.  Foreign participants : US$ 150

Jika anda berminat segera daftarkan diri anda melalui website dibawah ini:

http://nursingconference.fk.ugm.ac.id

Ayo segera daftarkan diri kamu jangan sampai ketinggalan.

DOWNLOAD POSTER KLIK DISINI

Tuesday, 19 January 2016

Website untuk Belajar AGD, GCS, EKG dan STEMI: abg.ninja





Bismillahirahmanirrahim.

Assalamualaikum.

Pada kesempatan kali ini www.perawatpintar.web.id akan membahas mengenai website untuk belajar AGD, GCS, EKG dan STEMI yaitu abg.ninja. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi perawat, bidan, dokter atau mahasiswa yang ingin belajar mengenai AGD, GCS, EKG dan STEMI.

TENTANG ABG.NINJA

abg.ninja ini dibuat oleh Adam Weinberger pada tahun 2007 sampai 2016 ini. Website ini pertama kali diciptakan untuk membantu dia belajar atau menghafal konsep. Dia merasa jika wesbite ini membantunya, mudah-mudahan akan membantu Anda juga. Kelebihan website ini adalah nilai, pertanyaan, dan pilihan jawaban selalu acak, jadi cukup langka untuk mendapatkan pertanyaan yang sama persis dua kali. Selain itu kuis yang ada dan akan ada selalu gratis karena Adam Weinberger berpendapat pengetahuan dan pemahaman harus selalu gratis. Anda juga dapat menggunakan kuis ini sebagai alat pengajaran untuk kursus apapun.

TAMPILAN ABG.NINJA

Ini adalah tampilan awal abg.ninja yang berisi menu kuis medis seperti Analisa Gas Darah (Arterial Blood Gas), Glasgow Coma Scale (GCS), ECG, serta STEMI.
Tampilan muka abg.ninja
Anda dapat memilih kuis mana yang ingin anda kerjakan terlebih dahulu atau ingin anda asah.

TAMPILAN KUIS AGD (ABG)

Ini adalah tampilan dari website abg.ninja di bagian ABG (AGD). Pada bagian ini ada beberapa hint (kunci) yang sangat membantu dalam belajar AGD. Mari kita lihat tampilan dari abg.ninja di bagian AGD (ABG).

Tampilan Kunci untuk PaCO2 Arteri

Tampilan Kunci untuk pH arteri

Tampilan kuis AGD yang sangat mudah berupa tombol pilihan jawaban lalu anda tinggal klik submit

Jika pilihan jawaban anda benar, maka akan muncul warna hijau

Jika pilihan jawaban anda salah, maka akan muncul warna merah

TAMPILAN KUIS GCS

Tampilan kuis GCS lebih simpel jika dibandingkan dengan tampilan kuis AGD. Mari kita lihat.

Tampilan Kuis GCS dan Kunci

Jika jawaban anda benar, kotak disamping akan menunjukkan warna hijau
Jika jawaban anda salah, maka kotak disamping akan berawarna merah.

Demikian itu tadi sedikit cuplikan dari website abg.ninja. Anda dapat mengunjungi langsung dengan mengetik di browser anda

abg.ninja

Demikian tadi akhir dari artikel website untuk belajar AGD, GCS, EKG dan STEMI.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

HIDUP PERAWAT INDONESIA!!!

Referensi:
(1) https://abg.ninja/about
(2) pengalaman pribadi

Monday, 4 January 2016

Tips Keperawatan: Tips dalam mencegah medication errors


Bismillahirahmanirrahim.

Assalamualaikum.

Pada kesempatan kali ini www.perawatpintar.web.id akan mengulas materi tentang Tips Keperawatan: Tips mencegah medication errors. Dengan perawat memahami tips ini maka anda sebagai perawat bisa meminimalisir kejadian medication errors pada pasien. Tips ini disadur dari buku Nursing Student's Clinical Survival Guide 3rd edition.

Adapun tipsnya adalah sebagai berikut:
  • Cek riwayat alergi pada pasien (tanyakan pada pasien, cek gelang alergi, cek lembar medikasi)
  • Ikuti 6 Benar dan Selebihnya
  • Lihat MIMS (hardcopy atau online)/buku panduan injeksi parenteral (jika ada)
  • Cek desimal
  • Cek pengukuran
  • Cek pasien dengan nama serta gelang identitas dan juga cek secara verbal jika memungkinkan
  • JANGAN memberikan obat jika ada order yang tidak jelas terbaca
  • JANGAN memberikan obat jika tidak dieja atau tertulis dengan benar
  • Selalu pertanyakan dosis yang besar
  • Waspada terhadap obat yang berbeda namun memiliki nama dan pengucapan yang mirip.
  • Pertimbangkan untuk memasukkan obat jika anda lapar, lelah, marah atau terlambat (HALT-Hungry, Angry, Late or Tired).
  • Waspada pada obat yang beresiko tinggi - insulin, heparin, narkotik, sitotoksis, antibiotik dan kalium/potassium.
  • JANGAN tinggalkan obat di loker bed pasien atau meja pasien.
  • JANGAN memasukan obat apapun jika anda tidak mempersiapkannya sendiri
  • Selalu cek obat pediatrik atau anak untuk mg/kg dan dosis yang direkomendasikan dalam buku dosis anak
SELALU KLARIFIKASI JIKA ANDA TIDAK YAKIN/JELAS

Website Perawat Pintar membuat kartu pintar bagi anda untuk mengingat tips diatas. Anda bisa mencetak seukuran ID Card lalu dibawa kemanapun anda pergi dengan digantung di carabiner / ID holder seperti di bawah ini.






Jadi siapkah anda untuk menjadi perawat professional dengan asuhan keperawatan terbaik anda?! 


HIDUP PERAWAT INDONESIA!!!

Thursday, 8 October 2015

Statement pertama untuk mengatasi serangan jantung selama kehamilan (Full)

Heart disease in Pregnancy

Bismillahirahmanirrahim.

Assalamualaikum.

Pada kesempatan kali ini www.perawatpintar.web.id akan membahas mengenai artikel terbaru dari American Heart Assciation (AHA) yang dipublikasikan pada tanggal 6 Oktober 2015 yang berjudul "Statement pertama untuk mengatasi serangan jantung selama kehamilan (Statement is first to address cardiac arrest during pregnancy)". Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi perawat, bidan atau dokter yang menemukan kasus serangan jantung pada kehamilan.

Serangan jantung bisa terjadi selama kehamilan. Dan sampai sekarang, tidak ada statement yang komprehensif yang dapat mendefinisikan masalah dan menguraikan banyak hal untuk wanita dan keluarga mereka, para penolong pertama, layanan medis darurat profesional dan staf medis di ruang gawat darurat yang sangat perlu tahu kapan seorang wanita hamil sering mengalami kejadian mematikan ini.

The American Heart Association  pada hari selasa merilis rekomendasi komprehensif pertama untuk menangani masalah rumit serangan jantung selama kehamilan. Pernyataan ilmiah ini diterbitkan dalam jurnal Circulation AHA.

Satu hal yang tidak jelas adalah seberapa sering hal itu terjadi. Satu studi menunjukkan bahwa satu dari 12.000 wanita hamil yang masuk untuk melahirkan di AS mengalami serangan jantung, hilangnya fungsi jantung secara tiba-tiba yang disebabkan oleh kerusakan dalam sistem konduksi listrik jantung. Tapi jumlah itu kemungkinan besar masih dibawah perkiraan karena laporan ini belum termasuk wanita hamil yang memiliki serangan jantung di luar rumah sakit, menurut penulis laporan yaitu Farida Mary Jeejeebhoy, MD, seorang ahli jantung di University of Toronto dan William Osler Health System di Brampton, Kanada.

Tampaknya serangan jantung dan penyebab kematian lain selama kehamilan sedang meningkat dan telah terjadi selama beberapa dekade, kata Jeejeebhoy. Alasannya bisa dikarenakan, wanita yang memiliki faktor risiko penyakit jantung malah hamil. Mereka adalah wanita yang lebih tua, dengan diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas atau kolesterol tinggi.

"Dan wanita dengan masalah kesehatan yang lebih kronis, seperti penyakit ginjal kronis, kejang dan penyakit paru-paru (seperti asma) juga hamil," kata Jeejeebhoy. "Ini mungkin bukan penyakit yang menempatkan ibu dalam risiko, namun ini akibat pengobatan yang tidak memadai dari masalah kesehatan yang mendasari dikarenakan tenaga kesehatan takut untuk melakukan pengobatan pada mereka karena mereka hamil."

Di atas masalah kesehatan yang ada, ada komplikasi kehamilan potensial seperti preeklamsia dan diabetes gestational yang dapat membuat situasi yang sudah berisiko menjadi semakin buruk.

Mengingat masalah yang kompleks ini, wanita dengan masalah kesehatan kronis yang hamil idealnya harus menerima perawatan di pusat-pusat yang mengkhususkan diri dalam kehamilan berisiko tinggi, kata Jeejeebhoy.

Di AS, penyebab paling umum dari serangan jantung pada ibu adalah perdarahan, gagal jantung, emboli cairan ketuban - ketika cairan di sekitar bayi memasuki aliran darah ibu dan menyebabkan reaksi alergi - dan infeksi sepsis yang parah. Hampir enam dari 10 wanita hamil yang mengalami serangan jantung di rumah sakit dapat bertahan hidup, menurut penelitian.

Data Kematian Ibu di AS

Ada beberapa langkah-langkah dapat dilakukan oleh penolong pertama untuk membantu ibu hamil yang mengalami serangan jantung, menurut statement itu. Yang pertama adalah untuk memanggil 911 dan memberitahu operator bahwa wanita yang mengalami serangan jantung sedang hamil. Ini akan mengingatkan sistem medis darurat untuk mengambil langkah-langkah khusus seperti mengirim tambahan penyedia EMS dan mengambil pasien ke rumah sakit yang dapat melakukan C-section darurat jika diperlukan.

Langkah berikutnya adalah memulai CPR, dengan kompresi dada yang dilakukan dengan cara yang sama seperti pada wanita yang tidak hamil, mendorong keras dan cepat di tengah dada dengan minimal 100 kompresi per menit. CPR pada wanita hamil harus dilakukan dalam siklus 30 kompresi dan dua napas.

Penggunaan defibrillator eksternal otomatis, atau AED, juga aman dan bisa dilakukan jika tersedia.

Penolong pertama tidak perlu takut mereka mungkin menyakiti bayi yang belum lahir, kata Jeejeebhoy.

"Shock dari defibrilator dan kompresi dada tidak akan membahayakan janin," katanya. "Janin akan cenderung tidak bertahan jika ibu tidak menerima langkah-langkah penyelamatan"

Jika bertahan hidup kembali, wanita hamil harus ditempatkan pada sisi kiri untuk meningkatkan aliran darah ke jantung dan juga janin.

Statement ini juga menyediakan rekomendasi yang rinci bagi EMS dan staf rumah sakit dalam berbagai tingkat perawatan, perawatan yang harus diterima seorang wanita hamil dan bayi yang baru lahir setelah kejadian.

Wanita yang memiliki masalah kesehatan kronis atau penyakit yang mendasari harus diberi konseling tentang risiko kehamilan sebelum hamil, menurut statement itu. Mereka yang berisiko yang hamil harus menerima perawatan dari dokter spesialis kebidanan.

Statement itu juga memberikan nilai grafik peringatan dini bagi penyedia layanan kesehatan yang dapat memprediksi kapan seorang pasien hamil mungkin memiliki serangan jantung.

"Hal ini sangat penting bahwa semua rumah sakit memiliki rencana respon untuk serangan jantung pada kehamilan," katanya. "Kita perlu program pelatihan khusus untuk pengelolaan serangan jantung pada kehamilan.  Program manajemen ini hanya tersedia sedikit dan jauh"


Demikian tadi akhir dari artikel Statement pertama untuk mengatasi serangan jantung selama kehamilan. Untuk mendownload statement lengkapnya bisa klik disini

Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

HIDUP PERAWAT INDONESIA!!!


Sumber:
[1]http://blog.heart.org/statement-is-first-to-address-cardiac-arrest-during-pregnancy/


Tuesday, 6 October 2015

Angle of Louis dan Cara Menemukan Interkosta 2

Assalamualaikum.

Pada kesempatan kali ini www.perawatpintar.web.id akan mengulas topik tentang "Angle of Louis dan Cara Menemukan Interkosta 2". Kenapa hal ini penting? karena untuk melakukan beberapa tindakan yang berkaitan dengan emergency atau kegawat daruratan akan banyak berhubungan dengan hal ini seperti saat melakukan needle thorakosintesis atau perekaman EKG.

Angle of Louis
Sudut sternum (sternal angle) adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan angulasi pada sendi antara manubrium dan sternum. Sendi melintang ini disebut "sendi manubriosternal" dan merupakan sendi kartilaginosa sekunder dari jenis yang dikenal sebagai simfisis. Sudut sendi ini bervariasi antara 160 dan 169 derajat [1]

Hal ini dikenal sebagai "Angle of Louis" karena dinamai Antoine Louis (1723-1792), seorang dokter Perancis. Sudut sternum (sternal angle / Angle of Louis) adalah sebuah landmark dangkal anatomi yang menunjukkan serangkaian kejadian anatomi sebagai berikut:
• Lokasi dari tulang rusuk kedua
• Awal dan akhir arkus aorta
• Batas antara mediastinum inferior dan superior
• Lokasi dari bifurkasi trakea
• Titik tertinggi dari kantong pericardial, dll [1]

Foto Antoine Louis[2]
Cara menemukan interkostal kedua dengan menggunakan Angle of Louis
Rongga dada terdiri dari 12 pasang tulang rusuk yang yang terhubung dalam thorax posterior di badan vertebra dari kolom spinal. Dalam thorax anterior, yang pertama adalah 7 pasang tulang rusuk yang melekat pada sternum atau dada oleh tulang rawan. Lebih rendah adalah 5 rusuk yang tidak melekat ke sternum. Tulang rusuk 8, 9, dan 10 yang melekat satu sama lain oleh kartilago kosta. 11 dan 12 tulang rusuk, yang dikenal sebagai "tulang rusuk melayang" tidak melekat dengan sternum; mereka bergerak ke atas dan ke bawah di dada anterior, memungkinkan untuk ekspansi dada penuh.

Diagram dibawah ini menunjukkan dada secara anterior, dengan lobus dari paru-paru. Berbagai garis referensi dan sudut biasanya digunakan untuk mengidentifikasi temuan dalam pernapasan. Sebagai contoh:

  • Sudut Louis / Angle of Louis (juga disebut sudut sternum) adalah tempat yang berguna untuk memulai menghitung tulang rusuk, yang membantu melokalisasi temuan pernapasan secara horizontal. Jika Anda menemukan sternal notch (tonjolan sternal), jalankan jari Anda ke bawah manubrium beberapa sentimeter sampai Anda merasakan tonjolan tulang yang berbeda. Ini adalah sudut sternum/sudut Louis/Angle of Louis. Tulang rusuk kedua berada sama dengan sudut sternum/sudut Louis/Angle of Louis; geser jari Anda ke bawah untuk ruang interkostal kedua. Sudut Louis juga menandai area bifurkasi dari trakea ke bronkus utama kanan dan kiri dan berhubungan dengan batas dari atrium jantung.
  • Garis referensi membantu menemukan temuan secara vertikal. Sebagai contoh, pembagian utama ("fissure") antara lobus di dada anterior melintasi tulang rusuk kelima di garis  midaxillaris dan berakhir pada tulang rusuk keenam di garis midclavicula.[3]

Beberapa ilustrasi lagi yang akan membantu anda untuk memahami posisi sudut sternum / Sudut Louis / Angle of Louis adalah sebagai berikut:

Semoga dengan penjelasan dari www.perawatpintar.web.id ini akan membantu anda dalam melakukan tindakan keperawatan yang benar, aman serta tepat.

HIDUP PERAWAT INDONESIA!!!

Wassalamualaikum.


Referensi:
[1] http://clinanat.com/mtd/282-sternal-angle-of-louis
[2] https://en.wikipedia.org/wiki/Antoine_Louis#/media/File:Antoine_Louis.jpg
[3] http://www.rnceus.com/resp/respthoracic.html

Ada request?

Name

Email *

Message *

Akun Line Perawat Pintar

Akun Line Perawat Pintar
Scan dengan QR Code Reader atau klik