Thursday, 8 October 2015

Statement pertama untuk mengatasi serangan jantung selama kehamilan (Full)

Heart disease in Pregnancy

Bismillahirahmanirrahim.

Assalamualaikum.

Pada kesempatan kali ini www.perawatpintar.web.id akan membahas mengenai artikel terbaru dari American Heart Assciation (AHA) yang dipublikasikan pada tanggal 6 Oktober 2015 yang berjudul "Statement pertama untuk mengatasi serangan jantung selama kehamilan (Statement is first to address cardiac arrest during pregnancy)". Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi perawat, bidan atau dokter yang menemukan kasus serangan jantung pada kehamilan.

Serangan jantung bisa terjadi selama kehamilan. Dan sampai sekarang, tidak ada statement yang komprehensif yang dapat mendefinisikan masalah dan menguraikan banyak hal untuk wanita dan keluarga mereka, para penolong pertama, layanan medis darurat profesional dan staf medis di ruang gawat darurat yang sangat perlu tahu kapan seorang wanita hamil sering mengalami kejadian mematikan ini.

The American Heart Association  pada hari selasa merilis rekomendasi komprehensif pertama untuk menangani masalah rumit serangan jantung selama kehamilan. Pernyataan ilmiah ini diterbitkan dalam jurnal Circulation AHA.

Satu hal yang tidak jelas adalah seberapa sering hal itu terjadi. Satu studi menunjukkan bahwa satu dari 12.000 wanita hamil yang masuk untuk melahirkan di AS mengalami serangan jantung, hilangnya fungsi jantung secara tiba-tiba yang disebabkan oleh kerusakan dalam sistem konduksi listrik jantung. Tapi jumlah itu kemungkinan besar masih dibawah perkiraan karena laporan ini belum termasuk wanita hamil yang memiliki serangan jantung di luar rumah sakit, menurut penulis laporan yaitu Farida Mary Jeejeebhoy, MD, seorang ahli jantung di University of Toronto dan William Osler Health System di Brampton, Kanada.

Tampaknya serangan jantung dan penyebab kematian lain selama kehamilan sedang meningkat dan telah terjadi selama beberapa dekade, kata Jeejeebhoy. Alasannya bisa dikarenakan, wanita yang memiliki faktor risiko penyakit jantung malah hamil. Mereka adalah wanita yang lebih tua, dengan diabetes, tekanan darah tinggi, obesitas atau kolesterol tinggi.

"Dan wanita dengan masalah kesehatan yang lebih kronis, seperti penyakit ginjal kronis, kejang dan penyakit paru-paru (seperti asma) juga hamil," kata Jeejeebhoy. "Ini mungkin bukan penyakit yang menempatkan ibu dalam risiko, namun ini akibat pengobatan yang tidak memadai dari masalah kesehatan yang mendasari dikarenakan tenaga kesehatan takut untuk melakukan pengobatan pada mereka karena mereka hamil."

Di atas masalah kesehatan yang ada, ada komplikasi kehamilan potensial seperti preeklamsia dan diabetes gestational yang dapat membuat situasi yang sudah berisiko menjadi semakin buruk.

Mengingat masalah yang kompleks ini, wanita dengan masalah kesehatan kronis yang hamil idealnya harus menerima perawatan di pusat-pusat yang mengkhususkan diri dalam kehamilan berisiko tinggi, kata Jeejeebhoy.

Di AS, penyebab paling umum dari serangan jantung pada ibu adalah perdarahan, gagal jantung, emboli cairan ketuban - ketika cairan di sekitar bayi memasuki aliran darah ibu dan menyebabkan reaksi alergi - dan infeksi sepsis yang parah. Hampir enam dari 10 wanita hamil yang mengalami serangan jantung di rumah sakit dapat bertahan hidup, menurut penelitian.

Data Kematian Ibu di AS

Ada beberapa langkah-langkah dapat dilakukan oleh penolong pertama untuk membantu ibu hamil yang mengalami serangan jantung, menurut statement itu. Yang pertama adalah untuk memanggil 911 dan memberitahu operator bahwa wanita yang mengalami serangan jantung sedang hamil. Ini akan mengingatkan sistem medis darurat untuk mengambil langkah-langkah khusus seperti mengirim tambahan penyedia EMS dan mengambil pasien ke rumah sakit yang dapat melakukan C-section darurat jika diperlukan.

Langkah berikutnya adalah memulai CPR, dengan kompresi dada yang dilakukan dengan cara yang sama seperti pada wanita yang tidak hamil, mendorong keras dan cepat di tengah dada dengan minimal 100 kompresi per menit. CPR pada wanita hamil harus dilakukan dalam siklus 30 kompresi dan dua napas.

Penggunaan defibrillator eksternal otomatis, atau AED, juga aman dan bisa dilakukan jika tersedia.

Penolong pertama tidak perlu takut mereka mungkin menyakiti bayi yang belum lahir, kata Jeejeebhoy.

"Shock dari defibrilator dan kompresi dada tidak akan membahayakan janin," katanya. "Janin akan cenderung tidak bertahan jika ibu tidak menerima langkah-langkah penyelamatan"

Jika bertahan hidup kembali, wanita hamil harus ditempatkan pada sisi kiri untuk meningkatkan aliran darah ke jantung dan juga janin.

Statement ini juga menyediakan rekomendasi yang rinci bagi EMS dan staf rumah sakit dalam berbagai tingkat perawatan, perawatan yang harus diterima seorang wanita hamil dan bayi yang baru lahir setelah kejadian.

Wanita yang memiliki masalah kesehatan kronis atau penyakit yang mendasari harus diberi konseling tentang risiko kehamilan sebelum hamil, menurut statement itu. Mereka yang berisiko yang hamil harus menerima perawatan dari dokter spesialis kebidanan.

Statement itu juga memberikan nilai grafik peringatan dini bagi penyedia layanan kesehatan yang dapat memprediksi kapan seorang pasien hamil mungkin memiliki serangan jantung.

"Hal ini sangat penting bahwa semua rumah sakit memiliki rencana respon untuk serangan jantung pada kehamilan," katanya. "Kita perlu program pelatihan khusus untuk pengelolaan serangan jantung pada kehamilan.  Program manajemen ini hanya tersedia sedikit dan jauh"


Demikian tadi akhir dari artikel Statement pertama untuk mengatasi serangan jantung selama kehamilan. Untuk mendownload statement lengkapnya bisa klik disini

Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

HIDUP PERAWAT INDONESIA!!!


Sumber:
[1]http://blog.heart.org/statement-is-first-to-address-cardiac-arrest-during-pregnancy/


Tuesday, 6 October 2015

Angle of Louis dan Cara Menemukan Interkosta 2

Assalamualaikum.

Pada kesempatan kali ini www.perawatpintar.web.id akan mengulas topik tentang "Angle of Louis dan Cara Menemukan Interkosta 2". Kenapa hal ini penting? karena untuk melakukan beberapa tindakan yang berkaitan dengan emergency atau kegawat daruratan akan banyak berhubungan dengan hal ini seperti saat melakukan needle thorakosintesis atau perekaman EKG.

Angle of Louis
Sudut sternum (sternal angle) adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan angulasi pada sendi antara manubrium dan sternum. Sendi melintang ini disebut "sendi manubriosternal" dan merupakan sendi kartilaginosa sekunder dari jenis yang dikenal sebagai simfisis. Sudut sendi ini bervariasi antara 160 dan 169 derajat [1]

Hal ini dikenal sebagai "Angle of Louis" karena dinamai Antoine Louis (1723-1792), seorang dokter Perancis. Sudut sternum (sternal angle / Angle of Louis) adalah sebuah landmark dangkal anatomi yang menunjukkan serangkaian kejadian anatomi sebagai berikut:
• Lokasi dari tulang rusuk kedua
• Awal dan akhir arkus aorta
• Batas antara mediastinum inferior dan superior
• Lokasi dari bifurkasi trakea
• Titik tertinggi dari kantong pericardial, dll [1]

Foto Antoine Louis[2]
Cara menemukan interkostal kedua dengan menggunakan Angle of Louis
Rongga dada terdiri dari 12 pasang tulang rusuk yang yang terhubung dalam thorax posterior di badan vertebra dari kolom spinal. Dalam thorax anterior, yang pertama adalah 7 pasang tulang rusuk yang melekat pada sternum atau dada oleh tulang rawan. Lebih rendah adalah 5 rusuk yang tidak melekat ke sternum. Tulang rusuk 8, 9, dan 10 yang melekat satu sama lain oleh kartilago kosta. 11 dan 12 tulang rusuk, yang dikenal sebagai "tulang rusuk melayang" tidak melekat dengan sternum; mereka bergerak ke atas dan ke bawah di dada anterior, memungkinkan untuk ekspansi dada penuh.

Diagram dibawah ini menunjukkan dada secara anterior, dengan lobus dari paru-paru. Berbagai garis referensi dan sudut biasanya digunakan untuk mengidentifikasi temuan dalam pernapasan. Sebagai contoh:

  • Sudut Louis / Angle of Louis (juga disebut sudut sternum) adalah tempat yang berguna untuk memulai menghitung tulang rusuk, yang membantu melokalisasi temuan pernapasan secara horizontal. Jika Anda menemukan sternal notch (tonjolan sternal), jalankan jari Anda ke bawah manubrium beberapa sentimeter sampai Anda merasakan tonjolan tulang yang berbeda. Ini adalah sudut sternum/sudut Louis/Angle of Louis. Tulang rusuk kedua berada sama dengan sudut sternum/sudut Louis/Angle of Louis; geser jari Anda ke bawah untuk ruang interkostal kedua. Sudut Louis juga menandai area bifurkasi dari trakea ke bronkus utama kanan dan kiri dan berhubungan dengan batas dari atrium jantung.
  • Garis referensi membantu menemukan temuan secara vertikal. Sebagai contoh, pembagian utama ("fissure") antara lobus di dada anterior melintasi tulang rusuk kelima di garis  midaxillaris dan berakhir pada tulang rusuk keenam di garis midclavicula.[3]

Beberapa ilustrasi lagi yang akan membantu anda untuk memahami posisi sudut sternum / Sudut Louis / Angle of Louis adalah sebagai berikut:

Semoga dengan penjelasan dari www.perawatpintar.web.id ini akan membantu anda dalam melakukan tindakan keperawatan yang benar, aman serta tepat.

HIDUP PERAWAT INDONESIA!!!

Wassalamualaikum.


Referensi:
[1] http://clinanat.com/mtd/282-sternal-angle-of-louis
[2] https://en.wikipedia.org/wiki/Antoine_Louis#/media/File:Antoine_Louis.jpg
[3] http://www.rnceus.com/resp/respthoracic.html

Saturday, 3 October 2015

EKG Dasar dan Dasar Interprestasi EKG



Bismillahirahmanirrahim.

Assalamualaikum.

Pada kesempatan kali ini www.perawatpintar.web.id akan mengulas materi tentang EKG dasar dan dasar interprestasi EKG. EKG adalah elektrokardiogarfi yang bertujuan merekam kelistrikan jantung. Dengan perawat memahami EKG maka akan bisa secara cepat melakukan deteksi dini atau tindakan yang diperlukan untuk pasien.

Materi EKG dasar dan Dasar intreprestasi EKG ini ada dalam dua slide yang berbeda. Semoga dengan adanya materi harapannya bisa menambah khasanah wawasan anda mengenai EKG sehingga perawat tidak hanya menjadi tukang rekam EKG tapi juga bisa mengembangkan berpikir kritis tentang EKG pasien dan penanganannya.

Akhir kata tidak ada gading yang tidak retak. Semoga materi ini bisa bermanfaat.

HIDUP PERAWAT INDONESIA!!


EKG dasar (Basic ECG) slide


Dasar Interpretasi EKG (Basic ECG interpretation) slide


Thursday, 1 October 2015

Tips kecantikan dan style untuk perawat




Bismillahirahmanirahim.

Kali ini www.perawatpintar.web.id akan mengulas tentang "Tips kecantikan dan style untuk perawat". Artikel ini disadur dari artikel yang berjudul  "Taking care of yourself: Beauty and style tips for nurses" dari nurseguide.ph. Mau tahu apa tipsnya? Selamat menikmati

Kita perawat sering menghabiskan shift untuk mengurus orang lain dan hadir untuk kebutuhan dasar mereka - tapi dengan melakukan hal ini bukan berarti kita harus menyingkirkan kebutuhan kita sendiri!

Shift yang panjang dan berjam-jam dapat membuat sulit untuk tetap mengikuti tren fashion atau teratment kecantikan, tetapi ini adalah hal-hal yang tidak boleh diterima begitu saja, karena itu penting juga untuk memperhatikan cara berpakaian kita sendiri dan sense of style kita.

Berikut adalah beberapa tips kecantikan dan style yang mudah dan praktis untuk perawat yang sibuk:

1. Memiliki kit "pencerahan" dalam tas Anda

Jam shift yang panjang tidak berarti Anda tidak dapat terlihat segar sepanjang waktu. Selalu sediakan kit "pencerahan" dalam tas Anda yang berisi hal-hal penting untuk tampilan yang lebih segar - wajah bersih  serta sesuatu yang ringan untuk mencerahkan wajah, dan beberapa pelembab untuk menjaga kulit Anda agar tidak dehidrasi.

Jika di rumah sakit atau tempat kerja memungkinkan membawa beberapa makeup, oleskan sedikit perona pipi ringan dan lip-gloss atau lipstik untuk menambah warna wajah Anda. Tidak perlu maskara atau eye shadow - Anda akan NICU, bukan mau keluar malam.



2. Biarkan rambut Anda bernapas
  
Rata-rata rumah sakit mensyaratkan perawat untuk menjaga rambut mereka diikat, yang membantu kita terlihat rapi sepanjang waktu. Kelemahan untuk rambut Anda di sini adalah bahwa itu bisa rentan terhadap kusut danpatah setiap kali itu diikat erat.

Untuk membantu menjaga rambut Anda sehat, biarkan longgar setelah shift Anda berakhir, dan setiap kali Anda tidak di rumah sakit. Hal ini membantu rambut mendapatkan kembali volume dan menghindari berakhirreatk dan pecah dan kerusakan lainnya.

3. Sesuaikan kepribadian Anda dengan aksesoris

Jangan terbatas pada seragam Anda! Aksesoris dapat membantu mencerahkan pakaian Anda serta mengekspresikan gaya dan kepribadian Anda. Hal ini dapat dilakukan melalui sepasang anting-anting mungil. Atau memakai cardigan berwarna pastel di atas seragam Anda saat di nurse station.

Pastikan Anda tidak berlebihan dalam memakai aksesori - memilih aksesori yang berwarna-warni, dan tetap sederhana. Terlalu banyak aksesoris dapat menarik perhatian yang tidak diinginkan!



4. Jangan lupa untuk mencukupi cairan anda

Di keramaian dan hiruk pikuk shift, pasien dan mengisi catatan dokumentasi, banyak perawat lupa untuk mencukupi cairan dan minum air. Ingat bahwa kunci untuk kulit bersinar adalah hidrasi. Jangan lupa untuk minum air sepanjang shift Anda, terutama jika Anda mengambil shift malam.

Untuk membantu Anda mengingat, bawa botol air besar atau tumbler. Ambil beberapa potong selotip dan labeli botol air Anda dengan waktu yang berbeda agar anda menyelesaikan botol air Anda. Ini akan berfungsi sebagai pengingat minum sehingga Anda akan mencapai target tingkat air dengan waktu tertentu.



Cara terbaik untuk merawat orang lain adalah untuk memastikan Anda mengurus diri sendiri juga. Tetap bugar prima dan Anda akan berada di puncak perawatan terbaik Anda!

Jadi siapkah anda untuk menjadi perawat professional dengan penampilan dan performa yang menawan untuk memberikan asuhan keperawatan terbaik anda?! 

HIDUP PERAWAT INDONESIA!!!


Baca selengkapnya: 

Kebiasaan perawat yang sukses



Bismillahirahmanirahim.

Pada kesempatan kali ini www.perawatpintar.web.id akan mengulas kebiasaan perawat yang sukses. Artikel ini merupakan terjemahan dari "Successful Nurses Habits" dari website nursinggudie.ph. Semoga bisa menginsipirasi rekan-rekan perawat di Indonesia. 

Apa yang definisi seorang perawat yang sukses? Apakah perawat dengan bayaran tertinggi? Atau kesayangan seluruh fasilitas kesehatan? Atau mungkin, itu perawat paling sibuk di departemen?

Seorang perawat yang sukses adalah seseorang yang membuat kesan pada perawatan pasien mereka, tanpa membual tentang menjadi sukses karena dia berpikir bahwa mereka hanya melakukan pekerjaan mereka.

Ini adalah kebiasaan perawat sangat sukses:
  • Mereka mengikuti langkah yang tepat yang diperlukan dalam setiap perawatan pasien
Perawat harus tidak mengambil jalan pintas hanya untuk mempersingkat waktu untuk seluruh proses. Seorang perawat yang sukses akan menjadi yang pertama untuk memperbaiki rekan perawat yang akan melakukan hal seperti itu, karena dia tahu bahwa keselamatan pasien mereka akan berada dalam bahaya jika ada satu langkah yang terlewat..
  • Mereka tepat waktu. 
Perawat sukses tahu bahwa setiap menit dapat membuat perbedaan bagi pasien mereka. Tepat waktu adalah suatu keharusan bagi mereka, dan bahkan murka ibu bumi pun tidak dapat menghalangi mereka untuk menjadi tepat waktu.
  • Mereka tertarik pada setiap detail. 
Tidak ada bagian kecil dan terkecil yang dapat terlewat dari perhatian perawat yang sukses. Bahkan tidak hanya kotoran di sudut, IV yang lewat tanggal dan peralatan yang berantakan di rumah mereka. Begitulah ketajaman mereka terlatih!
  • Mereka melakukan hal-hal satu per satu
Sebagian besar perawat yang sukses melakukan tugas mereka dengan cara yang sangat tenang. 'Terburu-buru' tidak ada dalam pembuluh darah mereka. Tidak peduli seberapa kacau situasi mungkin, mereka hanya mengambil hal-hal dengan cara yang santai dengan senyum kegembiraan di wajah mereka.
  • Belajar adalah proses yang berkelanjutan bagi mereka. 
Setiap hari adalah hari untuk belajar hal-hal baru bagi perawat sukses. Mereka tidak menganggap bahwa menjadi seorang perawat untuk waktu yang lama atau berada di berbagai daerah / departemen cukup bagi mereka. Perawat ini selalu bersemangat untuk mendapatkan ide-ide baru dari rekan-perawat, terutama rekan perawat yang baru untuk memperbarui apa yang mereka mungkin sudah tahu.
  • Mereka selalu memiliki waktu ekstra untuk menjadi relawan. 
Jika untuk perawat lain rasanya sepanjang hari mereka tidak cukup untuk memenuhi tanggung jawab mereka, seorang perawat yang sukses di sisi lain selalu memiliki waktu tambahan untuk mengulurkan tangan kepada orang-orang. Mereka tidak akan keberatan menambahkan jam, apakah itu sebelum atau setelah shift mereka, karena mereka hanya menikmati dan mencintai pekerjaan mereka sebagai perawat.


Setiap perawat yang sukses akan selalu menonjol, mendapatkan perhatian. Hal ini karena ketekunan, dedikasi dan kerja keras yang mereka menjadi perawat menonjol.

Apakah anda sudah memiliki ciri-ciri sebagai perawat yang sukses?! Semoga artikel ini bisa memacu anda untuk menjadi perawat yang sukses.

HIDUP PERAWAT INDONESIA!!!


Baca lebih lanjut versi aslinya di: 

Ada request?

Name

Email *

Message *

Akun Line Perawat Pintar

Akun Line Perawat Pintar
Scan dengan QR Code Reader atau klik