Tuesday, 6 October 2015

Tagged Under:

Angle of Louis dan Cara Menemukan Interkosta 2

Share
Assalamualaikum.

Pada kesempatan kali ini www.perawatpintar.web.id akan mengulas topik tentang "Angle of Louis dan Cara Menemukan Interkosta 2". Kenapa hal ini penting? karena untuk melakukan beberapa tindakan yang berkaitan dengan emergency atau kegawat daruratan akan banyak berhubungan dengan hal ini seperti saat melakukan needle thorakosintesis atau perekaman EKG.

Angle of Louis
Sudut sternum (sternal angle) adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan angulasi pada sendi antara manubrium dan sternum. Sendi melintang ini disebut "sendi manubriosternal" dan merupakan sendi kartilaginosa sekunder dari jenis yang dikenal sebagai simfisis. Sudut sendi ini bervariasi antara 160 dan 169 derajat [1]

Hal ini dikenal sebagai "Angle of Louis" karena dinamai Antoine Louis (1723-1792), seorang dokter Perancis. Sudut sternum (sternal angle / Angle of Louis) adalah sebuah landmark dangkal anatomi yang menunjukkan serangkaian kejadian anatomi sebagai berikut:
• Lokasi dari tulang rusuk kedua
• Awal dan akhir arkus aorta
• Batas antara mediastinum inferior dan superior
• Lokasi dari bifurkasi trakea
• Titik tertinggi dari kantong pericardial, dll [1]

Foto Antoine Louis[2]
Cara menemukan interkostal kedua dengan menggunakan Angle of Louis
Rongga dada terdiri dari 12 pasang tulang rusuk yang yang terhubung dalam thorax posterior di badan vertebra dari kolom spinal. Dalam thorax anterior, yang pertama adalah 7 pasang tulang rusuk yang melekat pada sternum atau dada oleh tulang rawan. Lebih rendah adalah 5 rusuk yang tidak melekat ke sternum. Tulang rusuk 8, 9, dan 10 yang melekat satu sama lain oleh kartilago kosta. 11 dan 12 tulang rusuk, yang dikenal sebagai "tulang rusuk melayang" tidak melekat dengan sternum; mereka bergerak ke atas dan ke bawah di dada anterior, memungkinkan untuk ekspansi dada penuh.

Diagram dibawah ini menunjukkan dada secara anterior, dengan lobus dari paru-paru. Berbagai garis referensi dan sudut biasanya digunakan untuk mengidentifikasi temuan dalam pernapasan. Sebagai contoh:

  • Sudut Louis / Angle of Louis (juga disebut sudut sternum) adalah tempat yang berguna untuk memulai menghitung tulang rusuk, yang membantu melokalisasi temuan pernapasan secara horizontal. Jika Anda menemukan sternal notch (tonjolan sternal), jalankan jari Anda ke bawah manubrium beberapa sentimeter sampai Anda merasakan tonjolan tulang yang berbeda. Ini adalah sudut sternum/sudut Louis/Angle of Louis. Tulang rusuk kedua berada sama dengan sudut sternum/sudut Louis/Angle of Louis; geser jari Anda ke bawah untuk ruang interkostal kedua. Sudut Louis juga menandai area bifurkasi dari trakea ke bronkus utama kanan dan kiri dan berhubungan dengan batas dari atrium jantung.
  • Garis referensi membantu menemukan temuan secara vertikal. Sebagai contoh, pembagian utama ("fissure") antara lobus di dada anterior melintasi tulang rusuk kelima di garis  midaxillaris dan berakhir pada tulang rusuk keenam di garis midclavicula.[3]

Beberapa ilustrasi lagi yang akan membantu anda untuk memahami posisi sudut sternum / Sudut Louis / Angle of Louis adalah sebagai berikut:

Semoga dengan penjelasan dari www.perawatpintar.web.id ini akan membantu anda dalam melakukan tindakan keperawatan yang benar, aman serta tepat.

HIDUP PERAWAT INDONESIA!!!

Wassalamualaikum.


Referensi:
[1] http://clinanat.com/mtd/282-sternal-angle-of-louis
[2] https://en.wikipedia.org/wiki/Antoine_Louis#/media/File:Antoine_Louis.jpg
[3] http://www.rnceus.com/resp/respthoracic.html

1 comments:

Berikan pendapat anda disini

Ada request?

Name

Email *

Message *

Akun Line Perawat Pintar

Akun Line Perawat Pintar
Scan dengan QR Code Reader atau klik